Langsung ke konten utama

Tips Memanjangkan Bulu Mata

Memiliki bulu mata lentik dan lebat merupakan idaman para wanita. Untuk mendapatkannya, banyak cara dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan bahan-bahan alami. Bulu mata tak hanya berfungsi untuk melindungi mata dari debu dan partikel lainnya. Bulu mata yang lentik dan panjang juga meningkatkan rasa percaya diri.
Berikut ini beberapa bahan alami yang dapat membuat bulu mata terlihat lentik dan panjang:

1.      Minyak zaitun
Minyak zaitun kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan bulu mata. Untuk menggunakannya, oleskan minyak zaitun menggunakan cotton bud ke akar bulu mata. Lakukan sebelum tidur untuk mendapatkan hasil terbaik.
2.      Minyak kelapa
Minyak kelapa mengandung vitamin yang dapat menutrisi bulu mata. Oleskan secara teratur untuk mendapatkan bulu mata panjang dan berkilau.
3.      Chamomile
Minyak bunga chamomile tak hanya membuat bulu mata lebat, tapi juga memiliki kandungan antibakteri yang dapat melindungi bulu mata.
Untuk membersihkan bulu mata dari polusi, kompres dengan teh chamomile di sekitar mata. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan kelopak mata dengan minyak chamomile. Ini dapat melindunginya dari infeksi dan membuat bulu mata makin lebat.
4.      Putih telur
Untuk mendapatkan bulu mata lentik dan lebat, oleskan putih telur ke bulu mata Anda, dari ujung ke ujung mennggunakan ujung jari Anda. Tunggu 10 menit lalu bilas dengan air hangat. Ulangi 3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil terbaik.
5.      Minyak jarak
Minyak jarak sangat ideal untuk merawat rambut yang lemah, karena membantu merangsang pertumbuhan dan regenerasi. Hal ini juga berguna pada bulu mata.
Untuk mendapatkan khasiatnya, oleskan minyak jarak ke bulu mata secara tipis-tipis menggunakan kapas. Anda bisa melakukannya setiap hari sampai mendapatkan hasil yang diinginkan.


Sumber : 
http://health.liputan6.com/read/3142698/5-cara-alami-tumbuhkan-bulu-mata-lentik-dan-lebat?medium=Headline&campaign=Headline_click_1


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Undang-Undang Perlindungan Konsumen

UNDANG-UNDANG TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam undang-undang ini yang dimaksud dengan : 1. Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen 2. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. 3. Pelaku usaha adalah setiap orang perseorangan atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersamasama melalui perjanjian menyelenggarakan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi. 4. Barang adalah setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, baik bergerak maupun tidak bergerak, dapat dihabiskan maupun tidak dapat dihabiskan, yang dapat untuk diperdaga...

Manusia dan Tanggung Jawab

Pengertian  Tanggung Jawab Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbua...

Manusia dan Kesusastraan

Budaya Dasar dan Kesusastraan Pendekatan Kesusastraan Sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya. Sastra dalam arti khusus yang kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya. Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya. Ada beberapa hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu; §    Ilmu sastra ad...